EXTRADETIK.COM, Tapteng – Polsek Sorkam berhasil menengahi perselisihan yang sempat ramai di media sosial usai beredarnya sebuah video dari Pantai Binasi, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah. Melalui jalur mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai.
Mediasi berlangsung di Aula Polsek Sorkam pada Senin, 18 Agustus 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Proses ini dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Sorkam, Aiptu Indra Gunawan, yang memastikan jalannya pertemuan berlangsung kondusif.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kesempatan tersebut. Hadir Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Tengah, DM. Sitanggang, Camat Sorkam Barat, Khairun Nisa Marbun, serta Lurah Binasi, Masliyati Pasaribu. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Bhabinkamtibmas Polsek Sorkam, Koramil 02 Sorkam, Babinpomal, serta kedua belah pihak yang bersengketa bersama keluarga masing-masing.
Kasus ini bermula dari beredarnya video di media sosial pada Minggu, 17 Agustus 2025, yang kemudian menimbulkan perhatian publik. Setelah difasilitasi Polsek Sorkam, para pihak memilih jalan kekeluargaan untuk mengakhiri persoalan.
Dalam musyawarah, pihak pertama selaku pemilik warung menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kedua yang menjadi korban. Permintaan maaf tersebut diterima dengan baik, sekaligus menjadi dasar tercapainya kesepakatan damai. Pihak pertama juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan bersedia diproses sesuai hukum jika di kemudian hari melanggar komitmen tersebut.
Kedua belah pihak juga sepakat bahwa pernyataan damai ini akan disampaikan secara terbuka, termasuk melalui media sosial, sebagai penutup dari permasalahan yang sempat mengundang perhatian masyarakat.
Kapolsek Sorkam, AKP Dorpis R.H. Sitompul, menegaskan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan salah satu bentuk upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. “Dengan tercapainya perdamaian ini, kami berharap tidak ada lagi konflik serupa di kemudian hari dan situasi kamtibmas di wilayah Sorkam tetap kondusif,” ujarnya.
Polsek Sorkam juga mengapresiasi sikap kedua belah pihak yang memilih menempuh jalur damai. Hal ini dinilai lebih bijak dibandingkan memperpanjang masalah yang justru bisa memicu kegaduhan baru.
Dengan adanya kesepakatan damai tersebut, permasalahan ini resmi dianggap selesai. Warga diharapkan dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini, terutama dalam menyikapi perbedaan dan menjaga etika dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Upaya mediasi yang dilakukan Polsek Sorkam sekaligus menjadi contoh penting bagaimana penyelesaian masalah dapat dilakukan tanpa harus berujung pada proses hukum berkepanjangan. Langkah ini sejalan dengan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, sekaligus penengah dalam konflik masyarakat.

