Suporter PSS Sleman Protes Manajemen di Tengah Laga Liga 1

banner 120x600
banner 468x60

EXTRADETIK.COM – Sleman, 19 Mei 2025 – Pertandingan Liga 1 Indonesia antara PSS Sleman dan PSJ yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, diwarnai aksi protes keras dari suporter tuan rumah.

Momen ini terjadi saat pertandingan menunjukkan skor imbang 1-1 di menit ke-61, ketika para pendukung PSS membentangkan spanduk raksasa bertuliskan “MANAJEMEN BAJINGAN” di tribun timur stadion tersorot camera.

banner 325x300

Aksi ini menjadi bentuk kekecewaan mendalam dari suporter terhadap pihak manajemen klub.

Belakangan, PSS Sleman memang kerap menjadi sorotan karena performa tim yang inkonsisten dan berbagai keputusan manajemen yang dianggap tidak berpihak kepada kemajuan klub.

Mulai dari masalah perekrutan pemain, pergantian pelatih, hingga transparansi dalam pengelolaan klub disebut-sebut sebagai penyebab utama kekecewaan para pendukung.

Suasana stadion saat itu tetap kondusif meski atmosfer protes sangat terasa.

Ribuan kertas dilemparkan ke lapangan sebagai bagian dari koreografi yang menjadi simbol perlawanan terhadap manajemen.

Tayangan pertandingan yang disiarkan langsung oleh Indosiar juga sempat menyorot spanduk besar yang mendominasi tribun.

Spanduk dengan bahasa yang sangat tegas dan frontal ini menjadi bukti nyata bahwa suara suporter tidak bisa diabaikan begitu saja. PSS Sleman dikenal memiliki basis pendukung fanatik yang selalu hadir memberi dukungan, namun mereka juga tidak segan mengkritik jika merasa manajemen tidak bekerja secara profesional.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PSS Sleman terkait aksi protes ini.

Kesimpulan:
Aksi koreografi suporter PSS Sleman ini menjadi pengingat bahwa klub sepak bola bukan hanya milik manajemen, tapi juga milik para pendukungnya. Harapan besar agar manajemen PSS Sleman segera merespons kritik ini dengan langkah nyata demi masa depan klub yang lebih baik.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *